a. bah wa pen gem ban gan kepariwisataan , rekreasi, tem pat h ibu ran u m u m m au pu n tem pat h ibu ran terten tu m eru pakan kegiatan yan g strategis ditin jau dari segi pen gem ban gan ekon om i dan sosial bu daya, karen a akan berperan dan m en doron g pen ciptaan lapangan kerja dan pengembangan investasi; b. bah wa pen gem ban gan u sah a-u sah a ekon om i perlu didu ku n g oleh lin gku n gan yan g kon du sif, m aka keberadaan tem pat rekreasi, tem pat h ibu ran u m u m m au pu n tem pat h ibu ran terten tu , h aru slah m em berikan m an faat bagi m asyarakat dan tidak m en ggan ggu ketertiban u m u m , sesu ai den gan n ilai- nilai agama, sosial, dan budaya; c. bahwa Peratu ran Daerah Kota Malan g Nom or 11 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan belum mengakomodasi permasalahan yang berkembang di masyarakat terkait dengan penyelenggaraan hiburan tertentu; d. bah wa berdasarkan pertim ban gan sebagaim an a dim aksu d pada h u ru f a, h u ru f b, dan h u ru f c, perlu membentuk Peratu ran Daerah ten tan g Peru bah an atas Peratu ran Daerah Kota Malan g Nom or 11 Tahun 2010 ten tan g Pen yelen ggaraan Kepariwisataan;
Dibaca otomatis dari naskahnya. Untuk keperluan resmi, rujuk naskah aslinya di bawah.