a. bah wa pen yelen ggaraan pen didikan h aru s diarah kan untuk m ewu ju dkan m asyarakat gem ar belajar dengan mengacu pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang mengamanatkan adanya sistem pendidikan nasional yang mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; b. bah wa pen yelen ggaraan pen didikan m eru pakan tan ggu n g jawab bersam a an tara pem erin tah , pem erin tah daerah , m asyarakat dan oran gtu a yan g harus diselenggarakan secara terencana, terarah, dan berkesin am bu n gan u n tu k m ewu ju dkan pem erataan , pen in gkatan m u tu , relevan si dan daya sain g serta pen gu atan tata kelola dan aku n tabilitas dalam pen yelen ggaraan pen didikan sebagai satu sistem pendidikan; c. bah wa Pem erin tah Kota Malan g m em iliki kewajiban u n tu k m em en u h i dan m elin du n gi h ak kon stitu sion al warga negara atas pendidikan yang berkualitas untuk menghadapi tan tan gan sesu ai den gan tu n tu tan perubahan kehidupan daerah, nasional dan global; 2 d. bah wa Peratu ran Daerah Kota Malan g Nom or 3 Tah u n 2009 ten tan g Sistem Pen yelen ggaraan Pendidikan sudah tidak relevan lagi den gan perkembangan penyelenggaraan pendidikan dan dinamika kebutuhan masyarakat atas layanan pendidikan di Kota Malang; e. bah wa berdasarkan pertim ban gan sebagaim an a dim aksu d dalam h u ru f a, h u ru f b, h u ru f c dan h u ru f d, m aka perlu membentuk Peratu ran Daerah tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan.
Dibaca otomatis dari naskahnya. Untuk keperluan resmi, rujuk naskah aslinya di bawah.