a. ba hwa u nt uk mewu jud ka n ker ja sa ma ya ng e fekt if dalam memberantas kejahatan, diperlukan langkahlangkah hukum untuk menyerahkan seseorang yang disangka telah me lakukan suatu kejahatan yang terjadi di luar wilayah Negara Republik Indonesia, ke d a la m yur is d ik s i w ila ya h neg ara ya ng me mint a penyerahan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi; b. b a h w a P e me r in t a h R u ma n ia s e s u a i k e t e nt u a n U nd a ng - U nd a n g N o mo r 1 T a h u n 1 9 7 9 t e nt a ng Ekst radis i, me nga juka n per mo ho na n e kstradis i kepada Pemerintah Republik Indonesia atas narna. Popa Nicolae, Warga Negara Rumania, berdasarkan hubungan baik dan prinsip resiprositas; c. b a h w a P e m e r i n t a h R e p u b l i k I n d o n e s i a d a n Pemer int ah Ru mania be lu m me milik i perjanjia n ekst radis i, na mu n berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1979 tentang Ekstradisi menyatakan bahwa dalam hal belum terdapat perjanjian, ekstradisi dapat dilakukan atas dasar hubungan baik, prinsip resiprositas dan jika kepentingan Negara Republik Indonesia menghendakinya; d. ba hw a ber da sark a n p ert imba ng a n se baga ima na dimaksud dala m huruf a, huruf b, huruf c, dan memperhatikan Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 01 / Pid C / 2010 / PN .Jkt. S el . tang gal 8 Desember 2010, cukup alasan untuk rnengabulkan permohonan ekstradisi tersebut; Me ng ingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; 2. U n d a n g - U n d a n g N o m o r 1 T a h u n 1 9 7 9 t e n t a n g Ekstradisi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1979 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nornor 3130). www.djpp.depkumham.go.id epkumham.go Menetapkan : PERTAMA : M e n g a b u lk a n p e r mo ho n a n e k s t r a d is i ya n g d ia ju k a n Pemerintah Rumania atas nama Popa Nicolae, Warga Negara R u ma n ia , t e r p id a na ya ng me la k u k a n t ind a k p id a na penggelapan, penipuan, dan pemalsuan surat/ dokumen rahasia dalam wilayah yurisdiksi Negara Rumania. KEDUA : Pelaksanaan Keputusan Presiden ini dilakukan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. KETIGA : Ke p ut u s a n Pr e s id e n in i mu la i be r la k u p a da t a ngg a l ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Maret 2011 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ttd DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO www.djpp.depkumham.go.id epkumham.go
Dibaca otomatis dari naskahnya. Untuk keperluan resmi, rujuk naskah aslinya di bawah.