a. bahwa pada tanggal 15 Desember 1945 telah terjadi pertempuran besar antara Tentara Keamanan Rakyat melawan Pasukan Inggris di Ambarawa dan pada peristiwa ini Tentara Keamanan Rakyat telah tampil dalam jumlah satuan yang lebih besar dengan organisasi yang lebih teratur dan lengkap, didukung oleh seluruh kesenjataan yang ada, dimana figur Panglima Besar Sudirman sebagai pimpinan sangat menonjol dalam menerapkan taktik dan strategi pertempuran, rela berkorban, pantang menyerah, sehingga tergambar nilai kejuangan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang sejati; b. bahwa setelah diadakan penelitian, dengan terbentuknya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, maka tanggal 5 Oktober 1945 ditetapkan sebagai Hari Jadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (sekarang Tentara Nasional Indonesia), sehingga dapat disimpulkan bahwa Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat sama dengan Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia, yaitu 5 Oktober 1945;
Dibaca otomatis dari naskahnya. Untuk keperluan resmi, rujuk naskah aslinya di bawah.